Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 5 Agu 2025 14:03 WIB ·

Ekonomi Maluku Utara Melejit: Tambang, Industri, dan Gas Jadi Mesin Utama


 Ekonomi Maluku Utara Melejit: Tambang, Industri, dan Gas Jadi Mesin Utama Perbesar

TERNATE, DM- Dari balik data dan grafik, ada cerita menggembirakan tentang Maluku Utara. Provinsi yang dahulu lebih dikenal lewat pesona alam dan hasil lautnya, kini mencatatkan diri sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi paling impresif di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mencatat bahwa nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) provinsi ini mencapai Rp31,5 triliun pada triwulan II tahun 2025, berdasarkan harga berlaku.

Namun yang paling mengejutkan bukan hanya angka nominal tersebut, melainkan laju pertumbuhannya. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ekonomi Maluku Utara tumbuh sebesar 32,09 persen (year on year)—angka yang membuat banyak daerah lain berdecak kagum.

“Kenaikan ini terjadi hampir di semua sektor, kecuali sektor administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib,” kata Simon Sapary, Kepala BPS Maluku Utara, saat menyampaikan rilis resmi pada Selasa (5/8/2025).

Di antara sektor-sektor yang tumbuh, tiga di antaranya tampil sebagai lokomotif utama:

  • Pengadaan Listrik dan Gas tumbuh fantastis sebesar 69,59 persen
  • Pertambangan dan Penggalian naik 60,57 persen
  • Industri Pengolahan tumbuh sebesar 57,51 persen

“Ini menunjukkan aktivitas hilirisasi industri dan pembangunan infrastruktur energi berjalan signifikan di Maluku Utara,” jelas Simon.

Jika dilihat dari struktur ekonomi, Industri Pengolahan tetap menjadi tulang punggung utama, menyumbang 40,11 persen dari total PDRB. Disusul sektor Pertambangan dan Penggalian (20,79%), dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (10,08%).

Sektor lainnya yang juga berperan besar adalah Perdagangan dan Reparasi Kendaraan (8,73%) serta Administrasi Pemerintahan (7,20%). Secara keseluruhan, kelima sektor ini membentuk 86,91 persen dari kekuatan ekonomi Maluku Utara saat ini.

📊 Lebih dari Angka, Ini Adalah Arah Masa Depan

Pertumbuhan pesat ini bukan hanya berita ekonomi—ini adalah gambaran bagaimana Maluku Utara sedang menata masa depan. Investasi besar di sektor hilirisasi tambang dan energi mulai menunjukkan hasil. UMKM, pertanian, dan perikanan tetap memainkan peran penting, sementara sektor digital dan perdagangan perlahan tumbuh mendampingi.

Meski demikian, tantangan ke depan tetap ada. Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan harus terus dijaga. Pemerataan pembangunan antarpulau, penyediaan infrastruktur dasar, dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal juga menjadi PR besar yang tidak bisa diabaikan.

Namun satu hal pasti: Maluku Utara tidak lagi sekadar provinsi kepulauan di timur Indonesia. Ia kini adalah simbol dari lompatan ekonomi yang nyata.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

400 Bibit Harapan dari NHM untuk Halmahera Utara

16 Februari 2026 - 04:19 WIB

Munggahan Bapas Ternate: Bersih Hati Sambut Ramadhan 1447 H

13 Februari 2026 - 13:49 WIB

Pemasyarakatan Turun Tangan, Bersihkan Masjid Jelang Ramadhan

13 Februari 2026 - 08:59 WIB

Menanam Iman Lewat Aksi Bersih: Semangat SMPN 1 Ternate Dukung “Sigofi Gam”

12 Februari 2026 - 15:20 WIB

Dari Kebun Lapas, WBP Tobelo Ditempa Jadi Pribadi Mandiri

12 Februari 2026 - 15:17 WIB

Tim Hukum Rio C Pawane Ajukan Gugatan Perdata ke PN Jakarta Besok

12 Februari 2026 - 11:19 WIB

Trending di Berita