Rabu pagi di SD Inpres Sosol, Kecamatan Malifut, terasa berbeda. Aula sekolah dipenuhi keceriaan 119 siswa yang dengan penuh semangat mengikuti kegiatan edukasi mitigasi bencana dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bersama tim NHM Peduli.
Melalui cerita, gambar, hingga video, anak-anak diajak memahami arti bencana dan cara menghadapi situasi darurat, termasuk gempa bumi. Tidak hanya siswa, 11 guru yang mendampingi pun ikut antusias menyimak materi.
Kepala sekolah, Selfi Lifu, menyebut kegiatan ini memberi bekal berharga bagi seluruh warga sekolah. “Manfaatnya bukan hanya untuk saat ini, tapi juga sebagai persiapan menghadapi masa depan,” katanya sambil berharap kegiatan serupa terus berlanjut.
Bagi NHM, program ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan langkah menanamkan kebiasaan positif sejak dini. “Kami ingin anak-anak terbiasa hidup sehat dan siap menghadapi risiko bencana,” ujar Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan, M Irwan Malaka.
Kunjungan ini menjadi catatan penting karena SD Inpres Sosol adalah sekolah dasar ke-44 yang dijangkau NHM Peduli. Semangat siswa yang terus bertanya dan berdiskusi menjadi bukti bahwa edukasi ini membekas dan membuka wawasan baru bagi generasi muda lingkar tambang.