HALUT, DM- Pagi itu, udara di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kao Barat, terasa berbeda. Suara gemericik air dari pipa-pipa baru berpadu dengan lantunan doa syukur warga di halaman Masjid Al-Ikhlas yang kini berdiri megah setelah direvitalisasi oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).
Di bawah sinar matahari yang hangat, Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, bersama tim NHM Peduli yang dipimpin Irwan Malaka, meresmikan dua hal penting sekaligus: masjid yang direnovasi dan sistem air bersih baru untuk lima desa di Kao Barat — Tolabit, Makarti, Soahukum, Beringin Agung, dan Sidomulyo.
![]()
Bagi warga, dua fasilitas ini bukan sekadar bangunan dan pipa air. Ia adalah simbol kehidupan baru. “Dulu kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih. Sekarang air mengalir langsung ke rumah,” tutur Rahmawati, warga Tolabit, dengan mata berbinar.
Menurut data NHM, lebih dari 200 kepala keluarga kini menikmati manfaat program ini. Selain membangun jaringan air dan tangki berkapasitas 5.200 liter, NHM juga memastikan fasilitas dikelola mandiri oleh pemerintah desa agar berkelanjutan.
“Air bersih dan tempat ibadah adalah kebutuhan mendasar. Melalui NHM Peduli, kami ingin masyarakat hidup lebih sehat dan berdaya,” ujar Irwan Malaka.
Sementara Kasman Hi. Ahmad dalam sambutannya menegaskan, langkah NHM adalah contoh nyata kemitraan ideal antara pemerintah dan industri.
“Kita tidak hanya mendapat fasilitas, tapi juga teladan. Semoga amal baik NHM dan Haji Robert mengalir selayaknya air yang kini memberi kehidupan di desa ini,” ucapnya penuh makna.
Dari Sidomulyo hingga Tolabit, dari masjid hingga pipa air, kepedulian NHM terus meneteskan manfaat bagi masyarakat Halmahera Utara — menghadirkan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga kehidupan yang lebih bermartabat dan berdaya.