Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 16 Nov 2025 12:22 WIB ·

MENEMBUS SUNYI DI BALISOSA: Kisah Pagi yang Menggetarkan Hati Warga Oba Utara


 MENEMBUS SUNYI DI BALISOSA: Kisah Pagi yang Menggetarkan Hati Warga Oba Utara Perbesar

Gambar ilustrasi
TIDORE, DM —
Minggu pagi di Dusun Balisosa biasanya diisi dengan aktivitas sederhana: warga menuju kebun, memanen pala, atau sekadar membersihkan halaman rumah. Namun, pada Minggu (16/11/2025), ketenangan itu berubah drastis ketika kabar penemuan sosok pria tergantung di pohon pala menyebar cepat di antara warga.

Ati, seorang ibu rumah tangga yang pagi itu berniat mengumpulkan buah pala bersama kakaknya, Asma, menjadi orang pertama yang melihat tanda-tanda ganjil. Dalam kesaksiannya, ia mengira cairan hitam yang mengalir di bawah salah satu pohon hanyalah getah atau kotoran hewan. Namun, ketika ia mendongak ke atas, tubuhnya seketika lemas.

Ia melihat seorang pria tergantung kaku di cabang pala. “Saya teriak panggil kaka, karena saya lihat ada mayat gantung diri,” tutur Ati dengan suara bergetar, sebagaimana dikisahkan kembali oleh Kasi Humas Polresta Tidore, Aipda Agung Setyawan.

Seketika mereka berdua meninggalkan lokasi, berlari pulang untuk memberi tahu keluarga. Kabar itu pun dengan cepat sampai ke pihak kepolisian.

Tidak lama berselang, Bhabinkamtibmas Desa Balbar, Bripka Muhammad Jusuf, bersama Unit Reskrim Polsek Oba Utara dan tim medis dari Puskesmas Galala tiba di lokasi. Di tengah hening kebun pala, petugas melakukan evakuasi dengan penuh kehati-hatian.

Setelah proses identifikasi, korban diketahui bernama Alfan S. Minangkabau, 24 tahun, pemuda setempat yang dikenal sebagian warga sebagai sosok yang cukup pendiam. Pemeriksaan medis dan kepolisian menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat murni bunuh diri. Sebuah buku kecil berisi tulisan permintaan maaf ditemukan tidak jauh dari lokasi, memperkuat dugaan itu.

Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah kini disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman.

Namun peristiwa ini menyisakan pesan penting bagi warga. Polresta Tidore mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis orang di sekitar mereka, serta segera mencari bantuan bila melihat tanda-tanda perilaku berisiko.

“Jangan ragu menghubungi puskesmas atau layanan pendampingan jika membutuhkan bantuan psikologis,” tegas Kasi Humas.

Pohon pala tempat kejadian itu kini kembali sunyi. Namun kisah pagi yang menggetarkan hati warga Balisosa ini meninggalkan pengingat kuat: bahwa di balik kehidupan desa yang damai, selalu ada jiwa yang mungkin sedang berjuang dalam sunyi.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Satlantas Polres Halteng Bagikan Takjil, Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat di Ramadan

12 Maret 2026 - 08:29 WIB

Safari Ramadan, Kakanwil Ditjenpas Malut Perkuat Pengamanan Lapas di Ternate

11 Maret 2026 - 17:01 WIB

Hangatnya Ramadan di Jailolo: Safari NasDem Rajut Silaturahmi dan Tebar Kepedulian untuk Masyarakat

9 Maret 2026 - 20:17 WIB

Menanam Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Hasby Yusuf Sosialisasikan 4 Pilar di Dua Sekolah di Ternate

9 Maret 2026 - 14:26 WIB

Ramadan di Lingkar Tambang: NHM Sambangi 39 Desa, Rajut Silaturahmi di Masjid-Masjid Halmahera Utara

9 Maret 2026 - 05:42 WIB

Safari Ramadan NasDem di Halsel, Kader Santuni Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi

7 Maret 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita