Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 20 Nov 2025 06:50 WIB ·

Ketika Maluku Utara Bertumbuh, Sulawesi Utara Menangguk Berkah


 Ketika Maluku Utara Bertumbuh, Sulawesi Utara Menangguk Berkah Perbesar

MALUT,DM- Di tengah geliat pertumbuhan ekonomi yang pesat di Maluku Utara (Malut), ada satu daerah tetangga yang merasakan dampak langsung dan signifikan: Sulawesi Utara (Sulut). Bukan sekadar menjadi wilayah penunjang, Sulut kini menjelma sebagai mitra ekonomi yang menikmati berkah dari aktivitas industri yang tengah berkembang pesat di Malut.

Pandangan ini disampaikan Peneliti Sidego, Mukhtar A. Adam, yang menilai hubungan kedua provinsi tersebut semakin erat, terutama dalam empat tahun terakhir. Menurutnya, Sulut memiliki posisi strategis yang menempatkannya sebagai simpul logistik dan pemasok kebutuhan primer bagi Malut.

“Pelabuhan Bitung kini menjadi gerbang utama pergerakan logistik Malut. Dari sanalah arus komoditas, bahan baku, hingga barang konsumsi mengalir,” ujar Mukhtar. Tidak hanya itu, sektor industri jasa, perdagangan, hingga hortikultura di Sulut juga diuntungkan melalui peningkatan permintaan dari Malut.

Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulut menjadi bukti betapa eratnya keterkaitan dua wilayah ini. Pada 2020, PDRB Sulut tercatat di angka 132,23, kemudian melonjak 42,6% menjadi 187,37 pada 2024. Mukhtar menegaskan bahwa stabilnya pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari aktivitas ekonomi Malut yang terus berkembang.

Ledakan kebutuhan pangan di Malut, seiring masuknya lebih dari 100 ribu tenaga kerja ke sektor pertambangan, menciptakan pasar besar bagi produk-produk dari Sulut. Jalur perdagangan Manado–Ternate, Bitung–Ternate, hingga Manado–Halmahera dan Bitung–Halmahera mengalami peningkatan signifikan. Arus komoditas, pekerja, dan barang konsumsi menjadikan jalur ini semakin hidup dalam empat tahun terakhir.

Di sisi lain, layanan jasa seperti pariwisata, kesehatan, pergudangan, dan logistik di Sulut turut terdongkrak. Arus mobilitas dari dan menuju Malut menjadi katalis bagi pertumbuhan sektor-sektor tersebut.

“Transportasi dan logistik mencatat lonjakan volume yang sangat terasa pada 2021–2024,” tambah Mukhtar.

Secara keseluruhan, Mukhtar menyimpulkan bahwa Sulawesi Utara adalah provinsi yang paling menikmati dampak positif dari pesatnya pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara. Sebuah simbiosis ekonomi yang saling menguatkan, dengan Sulut berada pada posisi penerima manfaat terbesar.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

NasDem Maluku Utara Desak Klarifikasi Tempo: Husni Bopeng Tegaskan Martabat Partai dan Ketum Tak Bisa Dilecehkan

15 April 2026 - 15:23 WIB

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Sanana Panen Harapan Lewat Buncis

15 April 2026 - 09:37 WIB

Rio Pawane dan 5 BPC: Tidak Ada Lagi Ruang Rekonsiliasi untuk HIPMI Malut

15 April 2026 - 08:32 WIB

Rio Pawane dan 5 BPC: BPD HIPMI MALUT Siap Tidak Diikutsertakan dalam Munas, Fokus pada Kepentingan Daerah

15 April 2026 - 08:22 WIB

Kesepakatan Rekonsiliasi Tidak Tercapai, Rio Pawane dan 5 BPC Tolak Pelantikan HIPMI Maluku Utara

14 April 2026 - 13:06 WIB

Konflik Memanas, Rio Pawane dan 5 BPC Gugat Ketum dan Sekjen BPP HIPMI ke Pengadilan Negeri

14 April 2026 - 13:03 WIB

Trending di Berita