TERNATE, DM – Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI secara serentak yang diikuti seluruh 10 kabupaten dan kota se-Maluku Utara, bertempat di Hotel Boulevard Ternate, Minggu (21/12/2025).
Musda kali ini mengusung tema “PAN Malut Bantu Rakyat, Pangan TerdePAN”, dan turut disaksikan langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melalui sambungan zoom meeting.
![]()
Ketua DPW PAN Maluku Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, menjelaskan bahwa Musda gabungan tersebut telah dilaksanakan sesuai mekanisme partai dan hasilnya telah disampaikan langsung oleh Ketua Umum PAN.
“Musda gabungan telah kita ikuti bersama, dan hasilnya sudah dibacakan langsung oleh Ketua Umum,” ujar Kasman.
Ia menjelaskan, mekanisme Musda PAN menggunakan sistem formatur, di mana nama-nama formatur langsung diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diverifikasi dan kemudian diplenokan.
“Mekanisme inilah yang membuat Musda PAN berjalan kondusif dan tidak gontokan. Setelah formatur dan ketua formatur ditetapkan, mereka bersama formatur lain akan menyusun kepengurusan lengkap,” jelasnya.
Setelah susunan pengurus rampung, lanjut Kasman, berkas akan diusulkan ke DPP melalui DPW untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK).
Tak hanya memilih ketua, Musda gabungan PAN Malut juga dilanjutkan dengan pleno penyusunan program kerja lima tahun ke depan serta penetapan rekomendasi strategis, terutama yang berkaitan dengan pemenangan Pemilu 2029.
“Kita juga membahas langkah-langkah strategis menghadapi setiap momentum politik ke depan,” tambahnya.
Kasman menegaskan, PAN Malut kini telah siap menghadapi dinamika politik dengan kekuatan penuh di seluruh kabupaten dan kota. Konsolidasi partai akan segera dilakukan melalui road show ke seluruh daerah untuk memantapkan struktur dari tingkat provinsi hingga ranting.
Dalam kesempatan tersebut, PAN Malut juga memasang target politik yang jelas. “Target pertama, PAN harus merebut satu kursi DPR RI pada Pemilu mendatang. Untuk DPRD Provinsi, dari lima dapil yang ada, dua dapil yang belum terisi akan menjadi fokus utama,” tegasnya.
Selain itu, dari lebih 30 Dapil DPRD kabupaten/kota, PAN menargetkan memiliki kursi signifikan di setiap dapil agar menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di daerah.
Menanggapi dinamika regulasi politik nasional, Kasman menyatakan PAN akan mencermati arah kebijakan undang-undang pemilu, termasuk wacana pemilihan kepala daerah secara langsung atau melalui DPRD.
“Semua itu akan menjadi atensi penting PAN,” pungkasnya.
Untuk pencalonan DPR RI, PAN Malut saat ini tengah mengidentifikasi tokoh-tokoh potensial melalui mekanisme penjaringan yang ketat.