Di tengah duka akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, secercah harapan datang menjelang bulan suci Ramadhan. PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli menyalurkan bantuan pangan berskala besar untuk masyarakat terdampak bencana.
Sebanyak 100 ton beras dan 800.000 bungkus mi instan disiapkan dan dikirim sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan NHM terhadap warga Aceh. Bantuan tersebut diserahkan dan dikoordinasikan melalui Pemerintah Provinsi Aceh dalam proses serah terima yang berlangsung di Medan pada 29–30 Januari 2026, sebelum didistribusikan ke wilayah terdampak.
![]()
Distribusi bantuan ini bukan proses singkat. Dibutuhkan waktu sekitar 12 hari sejak tahap persiapan hingga pengiriman. Beras didatangkan dari Jawa menggunakan 12 unit truk, menuju Medan dan selanjutnya disalurkan ke gudang di Langsa. Setelah penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), sebagian beras kembali didistribusikan ke Lhokseumawe sesuai arahan Pemerintah Aceh. Sementara itu, mi instan diambil langsung dari pabrik dan dikirim bertahap menggunakan 10 truk tronton menuju Aceh .
Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Direktur NHM, Haji Robert Nitiyudo Wachjo, beserta jajaran direksi, manajemen, dan karyawan NHM.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membantu sesama,” ujar Muzakir Manaf.
Penyaluran bantuan dipimpin oleh Said Azis yang mewakili manajemen NHM, bersama Irwan Malaka, Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, serta tim pendamping. Proses ini turut didampingi staf Gubernur Aceh, H. Abd. Jalil, yang juga menjabat Ketua Dewan Ekonomi Aceh dan Anggota Pengawas BPMA.
Irwan Malaka menegaskan bahwa NHM Peduli akan terus hadir dalam berbagai situasi darurat di Indonesia. “Kami tidak hanya fokus di wilayah lingkar tambang, tetapi juga merespons bencana nasional sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.