Tobelo, DM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku Utara, terus berkomitmen meningkatkan pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan di bidang pertanian yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT hingga selesai ini dipusatkan di kebun luar Lapas serta halaman depan Lapas Kelas IIB Tobelo. Pembinaan diawali dengan apel di Pos Karupam yang dipantau langsung oleh Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), staf Giatja, serta CPNS.
Dalam pelaksanaannya, WBP melaksanakan penyiraman dan perawatan tanaman di area kebun luar, meliputi kebun samping dan kebun belakang Lapas. Kegiatan ini dilakukan secara berkala pada pagi hari dengan tujuan menjaga kelembapan tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap sehat dan produktif.
Sebanyak sembilan orang WBP terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, dengan pembagian tugas tujuh orang di kebun luar Lapas dan dua orang lainnya melaksanakan kegiatan pencucian di halaman depan Lapas. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar di bawah pengawasan petugas.
Kegiatan pembinaan kemandirian ini merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Tobelo dalam membekali WBP dengan keterampilan kerja yang bermanfaat, sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, pihak Lapas menyusun laporan kegiatan untuk disampaikan kepada pimpinan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan evaluasi program pembinaan.
Kalapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian akan terus dioptimalkan sebagai salah satu program unggulan dalam mendukung tujuan pemasyarakatan yang humanis dan produktif.