TOBELO, DM – Pagi itu, Kamis (12/2/2026), suasana di Pos Karupam Lapas Kelas IIB Tobelo tampak berbeda. Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersiap mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian yang menjadi bagian dari proses pembinaan di dalam lapas.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut diawali dengan apel dan dipantau langsung oleh Kasubsi Giatja, Staf Giatja, serta CPNS. Setelah itu, para WBP bergerak menuju kebun luar lapas—meliputi kebun samping dan kebun belakang—serta halaman depan lapas.
Sebanyak 9 WBP terlibat dalam kegiatan tersebut. Tujuh orang bertugas melakukan penyiraman dan perawatan tanaman di kebun luar, sementara dua lainnya membersihkan dan mencuci halaman depan lapas.
Penyiraman dan perawatan dilakukan secara berkala pada pagi hari untuk menjaga kelembapan tanah serta memastikan tanaman tumbuh sehat dan produktif. Program ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang dijalankan Lapas Kelas IIB Tobelo.
Di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Kantor Wilayah Maluku Utara, kegiatan ini tidak sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana pembentukan keterampilan dan tanggung jawab bagi WBP.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kalapas Kelas IIB Tobelo, Donni Isa Dermawan, melalui laporan resmi kepada pimpinan, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Laporan kegiatan juga telah disampaikan kepada pimpinan untuk memperoleh petunjuk dan arahan lebih lanjut.
Melalui pembinaan seperti ini, Lapas Tobelo berupaya memastikan bahwa masa pidana bukan sekadar menjalani hukuman, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk menata masa depan yang lebih mandiri.