Menu ✖

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 10 Agu 2026 07:31 WIB ·

Tiga Personel ERT NHM Jadi Andalan Menuju IFRC 2026, Teknik dan Strategi Penyelamatan Diperdalam


 Tiga Personel ERT NHM Jadi Andalan Menuju IFRC 2026, Teknik dan Strategi Penyelamatan Diperdalam Perbesar

BOGOR, DIM — Persiapan menghadapi Indonesia Fire Rescue Competition (IFRC) 2026 terus digenjot Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).

Menghadapi kompetisi yang akan digelar di PT Freeport Indonesia (PTFI), Timika, pada 22 Oktober hingga 1 November 2026, ERT NHM mengirimkan tiga personel untuk mengikuti Technical Meeting dan Workshop di Indonesia Disaster Relief Training Ground (Ina DRTG) BNPB dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor.

Kegiatan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 dan menjadi salah satu tahapan penting bagi peserta sebelum mengikuti kompetisi.

Tiga personel yang didelegasikan NHM adalah Hendrik Lesa sebagai Manager Tim IFRC, Zakaria Barham sebagai Instruktur Tim, serta Muhammad Ifan sebagai Captain Tim.

Ketiganya mengikuti berbagai agenda yang dirancang untuk menyamakan pemahaman peserta sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan dalam kompetisi penyelamatan.

Pada Technical Meeting, peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme perlombaan, teknik pelaksanaan pada setiap kategori, sistem penilaian, standar keselamatan, serta ketentuan administrasi yang harus dipenuhi masing-masing tim.

Sementara pada sesi Workshop, peserta memperdalam kemampuan teknis melalui pembahasan teknik penyelamatan, koordinasi tim, penerapan standar keselamatan kerja, serta pertukaran praktik terbaik dalam menghadapi kondisi darurat.

Bagi ERT NHM, rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sebelum kompetisi. Pemahaman yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar untuk menyusun strategi dan meningkatkan kesiapan seluruh tim.

“Technical Meeting dan Workshop ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menyamakan pemahaman tim terhadap seluruh aturan dan teknis perlombaan. Bekal yang kami peroleh akan menjadi dasar dalam menyusun strategi serta memaksimalkan persiapan tim menuju IFRC 2026,” ujar Hendrik Lesa.

IFRC 2026 sendiri menjadi wadah bagi tim-tim penyelamatan dari berbagai perusahaan untuk menguji kemampuan dan ketangguhan mereka. Selain kemampuan teknis, peserta juga dituntut memiliki koordinasi yang baik serta mampu menerapkan standar keselamatan dalam berbagai skenario keadaan darurat.

Dengan mengedepankan kerja sama, disiplin, dan budaya keselamatan, ERT NHM optimistis dapat tampil maksimal dalam kompetisi tersebut.

Tim NHM juga membawa target untuk memberikan performa terbaik sekaligus menjaga nama baik perusahaan dalam ajang Indonesia Fire Rescue Competition 2026.

PT Nusa Halmahera Minerals merupakan perusahaan tambang emas yang mengoperasikan Tambang Emas Gosowong di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. NHM beroperasi berdasarkan perjanjian Kontrak Karya dengan Pemerintah Republik Indonesia yang ditandatangani pada 28 April 1997.

Saat ini, sebanyak 75 persen saham PT NHM dimiliki PT Indotan Halmahera Bangkit dan 25 persen lainnya dimiliki PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

NHM Peduli Dampingi Penanganan Stunting di Halut, Mario Dilaporkan Keluar dari Kondisi Stunting

16 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang NHM

14 Oktober 2026 - 06:23 WIB

ERT NHM Raih Penghargaan Aksi Kemanusiaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026

5 Oktober 2026 - 02:23 WIB

Saat Api Mengancam, NHM Andalkan Kesiapan dan Kolaborasi

2 Oktober 2026 - 02:35 WIB

NHM Serahkan 8 Tangki Air ke BPBD Halut, Perkuat Penanganan 120 Titik Karhutla

1 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Hasby Yusuf Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Unkhair

25 September 2026 - 15:17 WIB

Trending di Berita