TERNATE, DM- Suasana malam di Kota Ternate, Kamis (30/10/2025), terasa lebih semarak ketika lantunan qasidah menggema dari para ibu-ibu majelis taklim yang tampil anggun di atas panggung. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Qasidah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Maluku Utara, yang kembali digelar sebagai program tahunan organisasi tersebut.
Ketua PW Muslimat NU Maluku Utara, Dr. Rosita Alting, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kali ketiga dilaksanakan dan menjadi agenda rutin yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
![]()
“Ini sebenarnya program tahunan Muslimat NU Maluku Utara. Alhamdulillah, tahun ini kita kembali difasilitasi sumber anggarannya dari pemerintah provinsi,” ujar Dr. Rosita.
Ia menuturkan, teknis pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui audisi di seluruh kabupaten/kota se-Maluku Utara, dan para pemenang nantinya akan bertanding di tingkat provinsi di Sofifi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk merekatkan ukhuwah islamiyah di seluruh kalangan ibu-ibu majelis taklim, sekaligus sebagai ajang pengembangan bakat di bidang seni qasidah klasik dan rebana,” jelasnya.
Dr. Rosita menambahkan, festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan dakwah, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan seni rebana klasik yang kini mulai jarang ditampilkan.
“Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut dari tahun ke tahun, karena selain sebagai syiar Islam, ini juga menghidupkan kembali keterampilan ibu-ibu dalam seni tradisional rebana klasik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Gamaria Hanafi, S.Pd, menyampaikan bahwa seluruh proses kegiatan telah diatur secara resmi melalui sejumlah surat keputusan (SK), antara lain:
•Penetapan dewan juri dan pengawas festival dengan Nomor SK: 42/SK/A/PCMNU-KT/X/2025.
•Pelantikan HIDMAT NU dengan Nomor SK: 380/A.I/HIDMATMNU/Pst/X/2025.
•Pelantikan Anak Cabang Muslimat NU Kecamatan Ternate Barat di Toboleu, dengan Nomor SK: 05/SK/A/PACMNU-KTB/X/2025.
Setelah digelar di Kota Ternate, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Sula dalam beberapa hari ke depan, disusul kabupaten dan kota lainnya di Maluku Utara. Puncak acara dijadwalkan berlangsung di Sofifi pada 28 November 2025, dan akan dihadiri langsung oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta seluruh peserta terbaik dari tiap daerah.