Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 13 Apr 2026 14:29 WIB ·

NasDem Malut: Isu Fusi Itu Hoaks Murahan


 NasDem Malut: Isu Fusi Itu Hoaks Murahan Perbesar

TERNATE, DM— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara melontarkan pernyataan keras dan tanpa basa-basi terkait isu penggabungan dengan Partai Gerindra. Isu yang beredar luas itu disebut bukan sekadar keliru, tetapi sebagai hoaks politik yang sengaja diproduksi untuk menyesatkan publik.

Melalui surat edaran resmi, NasDem Malut menegaskan tidak pernah ada pembahasan apa pun di tingkat pusat mengenai fusi partai. Narasi yang beredar dinilai sebagai propaganda murahan yang dipaksakan agar terlihat seolah-olah ada agenda besar di balik dinamika politik nasional.

“Tidak ada satu pun pembahasan resmi terkait penggabungan. Ini murni spekulasi tanpa fakta, dan terus digoreng untuk membangun persepsi sesat,” tegas Sekretaris Wilayah NasDem Malut, Abd. Rahim Odeyani, Senin (13/4/2026).

NasDem bahkan menyindir keras pihak-pihak yang memainkan isu tersebut. Mereka dianggap gagal memahami dinamika koalisi dalam sistem demokrasi, lalu dengan simplistik menggiring opini publik ke arah “peleburan kekuasaan” yang tidak pernah ada.

“Koalisi itu komunikasi politik, bukan kehilangan identitas. Jangan karena gagal membaca peta politik, lalu publik disuguhi narasi dangkal,” sindirnya.

Lebih jauh, NasDem memastikan garis perjuangannya tidak bisa ditawar. Partai ini, menurut mereka, lahir dengan identitas yang kuat dan tidak untuk dilebur ke dalam kepentingan mana pun.

“NasDem tidak dibangun untuk kehilangan jati diri. Kami berdiri untuk restorasi dan menjaga keseimbangan demokrasi, bukan ikut arus spekulasi,” tegasnya.

DPW NasDem Malut juga memperingatkan bahwa penyebaran isu tanpa dasar merupakan bentuk pembusukan demokrasi yang serius. Praktik tersebut dinilai merusak kualitas ruang publik dan mencederai akal sehat politik.

Karena itu, NasDem meminta semua pihak berhenti memainkan isu liar yang tidak berdasar dan mulai membangun diskursus yang sehat, rasional, serta bertanggung jawab.

“Demokrasi itu soal gagasan, bukan asumsi liar. Jangan rusak ruang publik dengan isu yang dibuat-buat,” lanjutnya.

Di internal partai, NasDem Malut juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh jajaran, mulai dari DPD, DPC hingga DPRT, untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Langkah ini disebut sebagai upaya serius menjemput momentum politik 2029 dengan kesiapan yang matang dan terstruktur.

“Meski diserang isu murahan, kami tetap fokus. Konsolidasi jalan terus. 2029 harus disambut dengan kekuatan penuh,” tutup Rahim.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Kesepakatan Rekonsiliasi Tidak Tercapai, Rio Pawane dan 5 BPC Tolak Pelantikan HIPMI Maluku Utara

14 April 2026 - 13:06 WIB

Konflik Memanas, Rio Pawane dan 5 BPC Gugat Ketum dan Sekjen BPP HIPMI ke Pengadilan Negeri

14 April 2026 - 13:03 WIB

Terbang Menuju Harapan: Kisah Evakuasi Medis dari Halmahera Utara ke Manado

13 April 2026 - 13:10 WIB

Dari Puing ke Harapan: Sentuhan Langsung Gubernur Sherly di Batang Dua Bangkitkan Semangat Warga

11 April 2026 - 03:58 WIB

Kanwil Ditjenpas Malut Ikuti Sosialisasi Kehumasan dan Pelatihan Penulisan Berita di Ternate

10 April 2026 - 05:05 WIB

Sadakah Farm di Soahukum: Dari Tambang ke Tambak, NHM Dorong Desa Mandiri

9 April 2026 - 11:27 WIB

Trending di Berita