Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 4 Apr 2023 15:44 WIB ·

Sikapi Penyelesaian Aset Bekas Milik Tionghoa, Begini Kata Ketua Yayasan Simpati


 Pengurus SDH Yayasan Simpati Perbesar

Pengurus SDH Yayasan Simpati

HALSEL, Dimensimedia.com – Dit Intelkam Polda Maluku Utara Bersama Yayasan Kematian Simpati Umat Tionghoa menyikapi penyelesaian aset bekas milik asing Tionghoa guna mendukung toleransi umat dan terciptanya situasi yang aman, damai, sejuk di Negeri Saruma, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara.

Ketua Yayasan Kematian Simpati, Jemmy Tan, saat di konfirmasi awak media mengajak kepada seluruh warga Halmahera Selatan untuk mendukung toleransi beragama serta bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas di Bumi Saruma yang aman dan damai.

“Saya meminta dan mengajak kepada seluruh masyarakat Halmahera Selatan agar terus mendukung toleransi beragama serta bersama-sama kita menciptakan kondisi situasi Kamtibmas di bumi Saruma,” ucapnya pada Hari Senin (03/04/2023) kemarin.

Ketua Yayasan Kematian Simpati juga meminta dukungan kepada warga agar bersama sama mendukung program pemerintah guna mewujudkan pembangunan nasional.

“Kami komunitas tionghoa saat ini mencita-citakan ada pembuatan kleteng mini yang mana hal ini menjadi perwujudan dan bukti nyata toleransi,” tabdasnya.

“Dan juga meminta pihak pemerintah agar bisa bersama-sama mengawal hak kami sepenuhnya.” Sambungnya mengakhiri.

 

Penulis : Tim | Editor : Timredaksi

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketika Batu dari Gosowong Sampai ke Kampus: Cara NHM Mendekatkan Dunia Tambang dengan Mahasiswa

14 Mei 2026 - 09:26 WIB

NHM Bawa “Tambang” ke Ruang Kelas UNPAD, Mahasiswa Belajar Langsung dari Batuan Gosowong

14 Mei 2026 - 09:23 WIB

Maut di Puncak Dukono

12 Mei 2026 - 01:58 WIB

Menembus Kabut dan Medan Ganas Dukono, Tim ERT NHM Berpacu Menyelamatkan Korban

11 Mei 2026 - 08:11 WIB

Dua WNA Singapura Tewas di Dukono, Evakuasi Dramatis Tim Gabungan

10 Mei 2026 - 11:30 WIB

Pemandu Pendaki Dukono Terancam Pidana

9 Mei 2026 - 14:06 WIB

Trending di Berita