Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 9 Mei 2026 14:06 WIB ·

Pemandu Pendaki Dukono Terancam Pidana


 Pemandu Pendaki Dukono Terancam Pidana Perbesar

TOBELO, DM- Tragedi erupsi Gunung Dukono yang menewaskan tiga pendaki mulai memasuki babak baru. Setelah proses evakuasi korban dilakukan, aparat kepolisian kini membidik pemandu pendakian yang diduga membawa rombongan masuk ke zona berbahaya di sekitar kawah gunung api aktif tersebut.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengatakan penyidik Satreskrim tengah memeriksa pemandu pendaki terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Tiga pendaki dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa itu, terdiri dari dua wisatawan asal Singapura dan satu warga negara Indonesia bernama Angel. Mereka diduga berada terlalu dekat dengan kawah saat erupsi terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026.

Menurut Erlichson, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan rombongan pendaki sengaja diarahkan mendekati area kawah meski kawasan tersebut telah dinyatakan tertutup bagi aktivitas pendakian.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan keterangan sejumlah saksi, pemandu sengaja membawa rombongan mendekati kawah,” ujar Erlichson, Sabtu (9/5/2026).

Padahal, berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pendaki dilarang mendekati kawah dalam radius empat kilometer karena status aktivitas Gunung Dukono berada pada level Waspada.

Polisi juga mendalami dugaan bahwa pemandu tidak melaporkan aktivitas pendakian kepada petugas Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, sebelum rombongan bergerak menuju puncak.

“Kami sedang mendalami kasus ini. Jika terbukti ada unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa, maka pemandu bisa dijerat pidana,” kata Erlichson.

Penyidik kini mengumpulkan alat bukti, rekam perjalanan pendakian, serta memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi berkas perkara. Polisi juga membuka kemungkinan penerapan Undang-Undang Penanggulangan Bencana dan aturan lain yang berkaitan dengan keselamatan umum.

Kapolres bersama Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Alex Donal Maritua Lumban Gaol, turut memantau langsung operasi penanganan dan evakuasi korban di kawasan Gunung Dukono.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Dua WNA Singapura Tewas di Dukono, Evakuasi Dramatis Tim Gabungan

10 Mei 2026 - 11:30 WIB

Satu Korban Dukono Dievakuasi

9 Mei 2026 - 13:42 WIB

Tiga Pendaki Tewas di Dukono

8 Mei 2026 - 23:22 WIB

Dulu Menimba dari Tetangga, Kini Air Bersih Mengalir di Depan Rumah Warga Kobok

7 Mei 2026 - 06:37 WIB

17 Dosen UMMU Berebut Kursi Wakil Rektor

6 Mei 2026 - 06:24 WIB

Miskomunikasi yang Terselesaikan: Klarifikasi Humanis Wartawan F dan Kasubsektor Weda Selatan

2 Mei 2026 - 05:29 WIB

Trending di Berita