TOBELO, DM- Erupsi Gunung Dukono menelan korban jiwa. Seorang pendaki perempuan bernama Angel, warga Jayapura, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat aktivitas vulkanik meningkat pada Jumat pagi, 8 Mei 2026.
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengatakan Angel merupakan warga Jayapura yang telah lama menetap di Ternate.
“Korban bernama Angel, warga Jayapura yang sudah lama di Ternate,” ujar Erlichson, Jumat (8/5/2026).
Sebelum Angel ditemukan, dua warga negara asing asal Singapura lebih dulu dinyatakan meninggal dunia. Keduanya adalah Timo dan Sahnas, yang ikut dalam rombongan pendakian menuju kawah Dukono.
Menurut Erlichson, total terdapat 20 pendaki dalam rombongan tersebut. Sebanyak 15 orang berhasil selamat dan telah dievakuasi ke pos pengamatan di Desa Mamuya, Kecamatan Galela. Sementara dua pendaki selamat lainnya memilih tetap berada di lokasi untuk membantu tim SAR mengevakuasi para korban.
Hingga Jumat sore, ketiga jenazah masih berada di area puncak gunung. Tim SAR gabungan belum dapat melakukan evakuasi karena hujan dan kondisi cuaca ekstrem masih menyelimuti kawasan gunung api aktif tersebut.
Jarak dari pos pengamatan menuju lokasi korban diperkirakan lebih dari 10 kilometer, dengan medan terjal serta paparan material vulkanik yang masih berbahaya.
“Semua korban selamat sudah ter-cover. Tinggal proses evakuasi korban meninggal dunia, namun masih menunggu situasi memungkinkan,” kata Erlichson.