Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 18 Jun 2026 11:20 WIB ·

Mangrove NHM di Kao Tumbuh 90 Persen, Kawasan Pesisir yang Rusak Kini Kembali Hijau


 Mangrove NHM di Kao Tumbuh 90 Persen, Kawasan Pesisir yang Rusak Kini Kembali Hijau Perbesar

HALUT, SerambiTimur – Program rehabilitasi mangrove yang dijalankan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) di pesisir Desa Kao, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, menunjukkan hasil yang menggembirakan setelah berjalan selama tiga tahun.

Program yang dilaksanakan pada Juni 2023 itu merupakan kolaborasi antara NHM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara, DLH Kabupaten Halmahera Utara, Pemerintah Desa Kao, dan Komunitas Green Kaidati.

Pada tahap awal, sebanyak 600 bibit mangrove ditanam di area seluas sekitar 0,8 hektare di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE). Kini, mangrove yang ditanam tersebut berhasil tumbuh dengan tingkat keberhasilan mencapai sekitar 90 persen dan menghijaukan kawasan Sungai Naul.

Kawasan yang sebelumnya mengalami degradasi lingkungan kini berubah menjadi ekosistem yang produktif dan menjadi habitat berbagai jenis satwa. Pengelolaan kawasan tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Komunitas Green Kaidati.

KEE memiliki fungsi penting dalam menjaga lingkungan pesisir, terutama untuk mencegah abrasi pantai dan memulihkan fungsi ekologis sebagai habitat berbagai biota perairan. Sebelum program tersebut berjalan, wilayah pesisir Desa Kao tergolong rentan terhadap abrasi dan kenaikan muka air laut yang mengancam pemukiman warga.

Melalui kerja sama antara NHM, pemerintah desa, dan pemerintah daerah, kondisi pesisir kini mengalami perbaikan yang signifikan dan lebih terlindungi dari ancaman kerusakan lingkungan.

Selain memberikan manfaat ekologis, kawasan mangrove tersebut juga berkontribusi dalam penyerapan emisi karbon dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata.

NHM juga memberikan dukungan terhadap pengembangan kapasitas masyarakat melalui penyediaan infrastruktur pembibitan seperti gazebo, instalasi listrik, fasilitas sanitasi, dan tandon air. Selain itu, perusahaan telah membantu pengembangan pembibitan mangrove hingga mencapai 4.300 bibit secara bertahap.

Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, mengapresiasi dukungan berkelanjutan NHM dalam pengelolaan KEE Kao. Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui penjualan bibit mangrove.

Sementara itu, Superintendent Lingkungan Departemen Health Safety & Environment (HSE) NHM, Rosmini Djufri, berharap kawasan mangrove tersebut dapat terus terjaga sehingga memberikan manfaat ekologis dan ekonomis bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap kawasan mangrove ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat. NHM berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pemerintah daerah dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Halmahera Utara,” ujar Rosmini.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Penghargaan PROPER Biru Perkuat Komitmen NHM terhadap Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

15 Juni 2026 - 06:26 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Rado Lawolo Ajak Masyarakat Bersinergi Menjaga Alam

11 Juni 2026 - 03:14 WIB

Ternate Kuasai Podium Race Criterium Porprov Malut, Piet Hein Babua Kalungkan Medali Para Juara

10 Juni 2026 - 17:53 WIB

Halut Tambah 4 Emas, Sepatu Roda Tak Terbendung

10 Juni 2026 - 02:46 WIB

Sherly Buka Porprov V: Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Berkecil Hati

9 Juni 2026 - 12:52 WIB

Porprov V Malut Resmi Dibuka, Tobelo Berpesta dalam Semangat Persatuan dan Prestasi

9 Juni 2026 - 08:55 WIB

Trending di Berita