Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 2 Mei 2026 05:29 WIB ·

Miskomunikasi yang Terselesaikan: Klarifikasi Humanis Wartawan F dan Kasubsektor Weda Selatan


 Miskomunikasi yang Terselesaikan: Klarifikasi Humanis Wartawan F dan Kasubsektor Weda Selatan Perbesar

Halteng, DM – Polemik yang sempat mengemuka terkait dugaan aktivitas galian C ilegal di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, akhirnya menemukan titik terang melalui pendekatan yang lebih dialogis dan penuh pengertian.

Pada Sabtu, 2 Mei 2026, wartawan berinisial F bertemu langsung dengan Kepala Subsektor Weda Selatan, Ipda Hatab Bode, di Kantor Subsektor. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana terbuka, mengedepankan klarifikasi serta upaya meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, F menyampaikan penjelasan dengan tenang dan jujur. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki pengetahuan maupun keterlibatan terkait aktivitas pengangkutan material timbunan yang sebelumnya dipersoalkan.

“Sejak alat ekskavator digunakan untuk pembersihan lokasi di Kantor Subsektor, saya sudah tidak lagi berada di lokasi. Saya memilih fokus pada aktivitas pribadi di kebun,” ujarnya.

Lebih lanjut, F menjelaskan bahwa perannya selama ini terbatas pada membantu mengawasi pekerja dan peralatan atas amanah dari pemilik perusahaan. Tanggung jawab tersebut, menurutnya, telah berakhir seiring dengan selesainya tugas awal yang diberikan.

Menanggapi hal tersebut, Ipda Hatab Bode memberikan klarifikasi bahwa persoalan yang berkembang tidak lebih dari kesalahpahaman yang terjadi akibat komunikasi yang kurang utuh.

“Tidak ada indikasi keterlibatan langsung seperti yang sempat dipersepsikan. Ini murni miskomunikasi yang kemudian berkembang,” jelasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sikap saling memahami. Kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri polemik dengan cara yang baik, disertai permohonan maaf atas situasi yang sempat menimbulkan kegaduhan.

Penyelesaian ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi, ruang dialog tetap menjadi jalan terbaik untuk menjaga kejelasan, keadilan, dan kepercayaan publik.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Jalan Menuju Loloda di Ambang Putus

18 Mei 2026 - 07:24 WIB

Ketika Batu dari Gosowong Sampai ke Kampus: Cara NHM Mendekatkan Dunia Tambang dengan Mahasiswa

14 Mei 2026 - 09:26 WIB

NHM Bawa “Tambang” ke Ruang Kelas UNPAD, Mahasiswa Belajar Langsung dari Batuan Gosowong

14 Mei 2026 - 09:23 WIB

Maut di Puncak Dukono

12 Mei 2026 - 01:58 WIB

Menembus Kabut dan Medan Ganas Dukono, Tim ERT NHM Berpacu Menyelamatkan Korban

11 Mei 2026 - 08:11 WIB

Dua WNA Singapura Tewas di Dukono, Evakuasi Dramatis Tim Gabungan

10 Mei 2026 - 11:30 WIB

Trending di Berita