Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 14 Nov 2025 00:04 WIB ·

Membentuk Pengawas Tangguh: Dari Gosowong, NHM Menyiapkan SDM K3 Berstandar Nasional


 Membentuk Pengawas Tangguh: Dari Gosowong, NHM Menyiapkan SDM K3 Berstandar Nasional Perbesar

GOSOWONG, DM- Di Gedung Safety Training Site Gosowong, suasana pagi 8 November 2025 terasa lebih hidup dari biasanya. Dua puluh enam peserta duduk dengan penuh perhatian, bersiap mengikuti salah satu pelatihan paling penting dalam dunia pertambangan: Pengawas Operasional Pertama (POP).

Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Bagi NHM, POP adalah gerbang awal untuk membentuk pengawas yang benar-benar memahami jantung operasi pertambangan—keselamatan kerja.

Saat membuka kegiatan, Denny Lesmana menegaskan makna pelatihan ini.

“Pengawas adalah garda terdepan. Tanggung jawab mereka bukan hanya soal pengawasan, tapi memastikan semua orang pulang ke rumah dengan selamat.”

Kata-kata itu menggambarkan filosofi NHM: menambang dengan aman dan bertanggung jawab.

Selama tiga hari, peserta digembleng dengan delapan unit kompetensi penting, mulai dari analisis risiko hingga manajemen keselamatan. Materi diberikan oleh Walidi S.T., M.Eng., seorang praktisi yang telah lama berkecimpung dalam pelatihan K3.

Di sela sesi pelatihan, Johny Herman Karwur, sang koordinator trainer, menegaskan pentingnya kualitas pengawas.

“Jika ingin tambang berjalan baik, pengawas harus hebat. Kompetensinya harus terukur.”

Bagi sejumlah peserta, pelatihan ini lebih dari sekadar tugas. Farid Malik Sjah, salah satu peserta, merasakan pelatihan ini sebagai kesempatan menata masa depan.

“Ini bukan hanya soal sertifikat. Ini bekal untuk melangkah lebih jauh dalam karir.”

Menjelang penutupan, wajah para peserta jelas memperlihatkan rasa percaya diri baru. Mereka pulang bukan hanya membawa sertifikat dan materi pelatihan, tetapi juga visi baru tentang bagaimana menjadi pengawas yang menjaga keselamatan pekerja, produktivitas, dan keberlanjutan operasi.

Dari Gosowong, NHM kembali menunjukkan bahwa komitmen terhadap K3 bukan slogan, melainkan tanggung jawab yang diwujudkan melalui peningkatan kompetensi SDM secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Babak Baru Olahraga Maluku Utara: Saat Harapan, Tekad, dan Tanggung Jawab Baru Dikukuhkan

10 Desember 2025 - 04:48 WIB

Di Tengah Lumpur dan Arus Deras, Tim ERT NHM Bergerak Menjadi Harapan Korban Banjir Sumatera Utara

8 Desember 2025 - 05:32 WIB

Husni Bopeng Soroti Lonjakan Kekerasan terhadap Perempuan: “Kita Sedang Menghadapi Situasi Darurat”

6 Desember 2025 - 16:43 WIB

Kehangatan Natal dari Lingkar Tambang: Cerita Karyawan NHM Membawa Harapan ke Wateto dan Tonuo

4 Desember 2025 - 17:18 WIB

Tidak Ada yang Dikhawatirkan dari Posisi Rio C. Pawane, Tahapan Musda Sudah Sesuai Prosedur

4 Desember 2025 - 16:59 WIB

Ketika Solidaritas Menggerakkan: Muslimat NU Malut Kirim Bantuan ke Daerah Bencana

4 Desember 2025 - 14:52 WIB

Trending di Berita