HALUT, DM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara resmi meresmikan rute pelayaran KM Sabuk Nusantara 115 di Pelabuhan Laut Galela, Desa Soasio, Kecamatan Galela, Kamis (15/1/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas dan akses transportasi laut bagi masyarakat Galela dan Loloda.
Peresmian dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd., dan dihadiri Nakhoda KM Sabuk Nusantara 115 Udin, perwakilan Ditjen Perhubungan Laut Provinsi Maluku Utara Hasbi Djuba, KPLP Pelabuhan Tobelo Djunaidi, unsur TNI–Polri, para camat dan kepala desa se-Wilayah Galela, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta sekitar 200 warga.![]()
Sekitar pukul 13.15 WIT, KM Sabuk Nusantara 115 tiba dan berlabuh di Pelabuhan Galela. Wakil Bupati menyambut langsung kedatangan kapal dengan pengalungan syal kepada nahkoda, sebelum seluruh rombongan mengikuti rangkaian acara peresmian di ruang tunggu pelabuhan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur serta menegaskan bahwa peresmian rute KM Sabuk Nusantara 115 merupakan momen penting dan bersejarah bagi masyarakat Galela dan Loloda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, kami menyampaikan selamat datang kepada KM Sabuk Nusantara 115. Kehadiran kapal ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas transportasi laut di wilayah kepulauan dan pesisir,” ujar Kasman.
Ia berharap kapal perintis tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai sektor, khususnya peningkatan perekonomian masyarakat.
“Dengan hadirnya KM Sabuk Nusantara 115, kami berharap tercipta semangat baru bagi masyarakat Galela dan Loloda, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempererat hubungan antarwilayah,” tambahnya.
Rangkaian peresmian ditutup dengan doa bersama, foto bersama, serta peninjauan langsung ke atas kapal oleh Wakil Bupati. Kegiatan berakhir sekitar pukul 14.15 WIT dan berlangsung aman serta lancar.
Adapun rute pelayaran KM Sabuk Nusantara 115 meliputi:
Ternate – Mayau – Tifure – Bitung – Tifure – Mayau, dan
Ternate – Jailolo – Galela – Peniti – Tepeleo – Gebe – Tepeleo – Peniti – Galela.