TERNATE, DM – Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Maluku Utara menggelar pertemuan rutin bertema “Dengan Semangat PIPAS Menggerakkan Kreativitas Tanpa Batas, Mengantar Produk Warga Binaan Berkelas dari Pembinaan Menuju Kemandirian Ekonomi” di Lapas Perempuan Kelas III Ternate, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong pengembangan kreativitas warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian ekonomi.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PIPAS Daerah Maluku Utara Ny. Syarifah Said Mahdar, Pembina PIPAS Daerah Maluku Utara Said Mahdar, para pembina PIPAS cabang, ketua PIPAS cabang beserta anggota, serta dewan juri lomba fashion show.
Rangkaian Kegiatan Penuh Edukasi dan Kreativitas
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan acara, persembahan tarian dari warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Ternate, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PIPAS. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah, sambutan Pembina PIPAS Daerah Maluku Utara, hingga sesi foto bersama.
Sebagai bagian dari pembinaan produktif, kegiatan turut diisi dengan panen program ketahanan pangan serta penyebaran benih ikan nila. Selain itu, PIPAS juga menggelar lomba fashion show yang menampilkan hasil karya warga binaan dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Maluku Utara.
Kegiatan juga diramaikan dengan line dance, laporan dari masing-masing bidang PIPAS, penarikan arisan, lotre absensi, pembagian doorprize, pengumuman pemenang lomba, serta penyerahan hadiah lomba bola voli, tenis meja, dan fashion show.
Penguatan Silaturahmi dan Dukungan Pemasyarakatan
Pembina PIPAS Daerah Maluku Utara, Said Mahdar, dalam sambutannya menegaskan bahwa pertemuan rutin PIPAS bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat silaturahmi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan komitmen pengabdian dalam mendukung tugas pemasyarakatan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan sistem pemasyarakatan tidak terlepas dari dukungan PIPAS sebagai mitra yang memberikan semangat, cinta, dan pengabdian terhadap pembinaan warga binaan.
Sementara itu, Ketua PIPAS Daerah Maluku Utara, Ny. Syarifah Said Mahdar, menyampaikan bahwa kegiatan fashion show yang digelar menampilkan hasil karya warga binaan dari masing-masing UPT sebagai bentuk nyata hasil proses pembelajaran dan kreativitas.
“Fashion show yang ditampilkan bukan sekadar busana, tetapi hasil proses panjang pembelajaran, ketekunan, dan kreativitas. Setiap karya memiliki cerita, harapan, dan pesan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah dan berkontribusi positif,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana promosi produk UMKM warga binaan, membuka peluang usaha, serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal bernilai ekonomi dan estetika.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan telah didokumentasikan sebagai bagian dari laporan kegiatan PIPAS Daerah Maluku Utara.