TOBELO, DM — Pagi di Pelabuhan Tobelo, Desa Rawajaya, Sabtu (28/2), tampak berbeda. Di tengah aktivitas masyarakat pesisir, puluhan peserta dari berbagai unsur pemerintah, aparat, dan perusahaan bahu-membahu memungut sampah plastik yang memenuhi area pelabuhan.
Aksi itu bukan sekadar kegiatan bersih-bersih biasa. PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turun langsung memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, menggabungkan aksi nyata lingkungan dengan edukasi generasi muda.![]()
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia menghasilkan sekitar 68 juta ton sampah setiap tahun, hampir seperlimanya berupa plastik. Kondisi tersebut menjadi latar belakang gerakan kolaboratif yang digelar NHM bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Halmahera Utara melalui program Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
Aksi bersih difokuskan di kawasan pelabuhan sebagai ruang publik strategis yang rentan terhadap penumpukan sampah plastik.
Perwakilan NHM, Irwan Malaka dari Yayasan NHM Peduli bersama Dodi Panudu dari Departemen Government Relations & Permitting, ikut terjun langsung membersihkan area pelabuhan bersama unsur pemerintah dan aparat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Utara Dr. E.J. Papilaya, M.T.P., Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Kajari Halut Bambang Sunoto, S.H., M.H., serta unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan daerah lainnya.![]()
Mewakili Bupati Halmahera Utara, Sekda Papilaya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan.
“Momentum Ramadhan ini mengingatkan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Tidak berhenti pada aksi bersih lingkungan, NHM juga memberikan edukasi kepada generasi muda dengan membagikan 250 tumbler kepada pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK di Kota Tobelo sebagai upaya mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Irwan Malaka mengatakan perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.
“Kami berharap para pelajar menjadi agen perubahan di sekolah dan keluarga,” katanya.
Sebagai perusahaan tambang emas yang mengoperasikan Tambang Gosowong di Halmahera Utara, NHM menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan berkelanjutan dengan menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai bagian integral operasional perusahaan.
Partisipasi dalam HPSN 2026 menjadi langkah konkret NHM dalam mendukung agenda nasional pengurangan sampah sekaligus mendorong pembangunan yang lebih hijau.