Menu ✖

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 28 Apr 2026 18:33 WIB ·

Perkuat Standar Keselamatan Tambang, NHM Gelar Diklat Juru Ledak II Bersertifikasi Nasional di Gosowong


 Perkuat Standar Keselamatan Tambang, NHM Gelar Diklat Juru Ledak II Bersertifikasi Nasional di Gosowong Perbesar

GOSOWONG – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan kerja dengan menggelar Diklat dan Penyegaran Uji Kompetensi Juru Ledak II. Kegiatan ini bekerja sama dengan LSP PPSDM Geominerba dan dilaksanakan di Gedung Safety Training, Site Gosowong, Sabtu (13/4/2026).

Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 April 2026, dan diikuti oleh 22 peserta dari berbagai departemen. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni program penyegaran (refresher) yang diikuti enam peserta pada 13–15 April, serta sesi reguler yang diikuti 16 peserta selama 13–17 April.

NHM menegaskan bahwa aktivitas peledakan merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam operasional pertambangan dengan tingkat risiko tinggi. Tanpa perencanaan dan pelaksanaan yang tepat, kegiatan ini berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja, kerusakan alat, gangguan lingkungan, hingga menurunkan efisiensi produksi.

Deputy Director of Operation (DDO)/KTT NHM, Rara Dodo Lawolo, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu menjalankan proses peledakan secara aman, efektif, dan sesuai standar yang berlaku.

“Jadikan diklat ini sebagai momentum untuk memperkuat kompetensi yang telah dimiliki. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar seluruh peserta dapat dinyatakan kompeten,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator LSP PPSDM Geominerba, Achmad Saepulloh, menegaskan bahwa sertifikasi Juru Ledak II bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari amanat regulasi Kementerian ESDM yang wajib dipenuhi oleh setiap personel di industri pertambangan.

“Meskipun kegiatan peledakan sudah menjadi rutinitas, pengakuan kompetensi formal tetap krusial untuk memastikan seluruh prosedur di lapangan memenuhi standar nasional,” jelasnya.

Manajer HSE NHM, Widi Wijaya, menambahkan bahwa meskipun pelaksanaan sempat menghadapi berbagai kendala sejak direncanakan pada bulan Ramadan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan keselamatan di lapangan.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari regulasi keselamatan, pengangkutan bahan peledak, peramuan, persiapan, hingga praktik lapangan dan evaluasi pasca-peledakan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta akan mengikuti uji kompetensi langsung dari LSP ESDM guna memperoleh sertifikasi resmi.

Melalui program ini, NHM berharap dapat terus mencetak tenaga kerja yang profesional, tersertifikasi, serta siap menghadapi tantangan industri pertambangan yang semakin kompleks dan berstandar tinggi.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

NHM Peduli Dampingi Penanganan Stunting di Halut, Mario Dilaporkan Keluar dari Kondisi Stunting

16 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang NHM

14 Oktober 2026 - 06:23 WIB

ERT NHM Raih Penghargaan Aksi Kemanusiaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026

5 Oktober 2026 - 02:23 WIB

Saat Api Mengancam, NHM Andalkan Kesiapan dan Kolaborasi

2 Oktober 2026 - 02:35 WIB

NHM Serahkan 8 Tangki Air ke BPBD Halut, Perkuat Penanganan 120 Titik Karhutla

1 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Hasby Yusuf Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Unkhair

25 September 2026 - 15:17 WIB

Trending di Berita