Menu ✖

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Berita · 18 Mei 2026 07:24 WIB ·

Jalan Menuju Loloda di Ambang Putus


 Jalan Menuju Loloda di Ambang Putus Perbesar

Rombongan Wakil Ketua DPRD Malut Beberapa Kali Berhenti di Jalur Ekstrem Gunung Opan–Kedi

Oleh: Tim Investigasi DimensiMedia.com

Hujan turun sejak siang ketika kendaraan yang membawa rombongan reses Wakil Ketua DPRD Maluku Utara, Husni Bopeng, melintasi ruas jalan Gunung Opan menuju Desa Kedi, Kecamatan Loloda, Halmahera Barat. Jalan berlumpur, tanjakan curam, dan longsoran di sisi badan jalan membuat perjalanan berlangsung menegangkan.

Beberapa kali kendaraan terlihat berhenti di tanjakan ekstrem. Ban mobil kesulitan mencengkeram permukaan jalan yang berlubang dan licin akibat hujan. Di sejumlah titik, rongga besar terlihat tepat di bawah badan aspal setelah tanah penyangganya longsor.

Dari atas kendaraan, kondisi itu tampak jelas: aspal masih terlihat utuh di bagian atas, namun bagian bawahnya sudah kosong dan menggantung. Situasi yang sewaktu-waktu bisa berubah menjadi bencana.

Tim DimensiMedia.com yang ikut memantau perjalanan tersebut melihat beberapa kendaraan harus bergerak sangat pelan. Sopir tampak berhati-hati saat melewati jalur sempit yang diapit jurang dan lereng curam.

Kerusakan paling parah ditemukan di jalur antara tanjakan Gunung Opan hingga mendekati Desa Kedi. Longsoran terus menggerus badan jalan setiap kali hujan turun. Sebagian titik bahkan mulai mengalami penurunan struktur tanah.

Di tengah perjalanan, rombongan beberapa kali turun dari kendaraan untuk melihat langsung kondisi longsoran. Husni Bopeng terlihat memperhatikan bagian bawah aspal yang sudah berongga akibat tergerus air dan tanah.

“Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Kalau hujan terus begini, jalan bisa putus sewaktu-waktu,” ujar salah satu warga yang ikut mendampingi rombongan.

Bagi masyarakat Loloda, ruas jalan tersebut bukan sekadar akses penghubung. Jalur itu menjadi urat nadi ekonomi dan aktivitas harian warga. Dari jalan itulah hasil kebun dibawa keluar daerah, anak-anak pergi ke sekolah, hingga warga menuju fasilitas kesehatan.

Jika akses terputus, Loloda terancam terisolasi.

Dalam kesempatan itu, Tim DimensiMedia.com sempat berbincang dengan Wakil Ketua DPRD Maluku Utara, Husni Bopeng. Ia mengaku prihatin melihat kondisi jalan yang dinilainya sudah membahayakan keselamatan masyarakat.

“Saya akan melaporkan langsung kondisi jalan ini kepada Ibu Gubernur Sherly Tjoanda. Memang sangat parah jalannya. Kasihan warga yang setiap hari harus bertaruh nyawa melewati jalur ini,” ujar Husni.

Menurutnya, meskipun status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Pemerintah Provinsi diharapkan dapat mengambil langkah koordinasi dan solusi percepatan penanganan.

“Memang kewenangannya ada di kabupaten, tapi saya yakin Ibu Gubernur pasti punya solusi terbaik untuk jalan ini,” katanya.

Hingga kini, belum terlihat penanganan permanen di titik-titik longsor tersebut. Sementara hujan terus turun hampir setiap hari, menggerus fondasi jalan sedikit demi sedikit.

Di jalur Gunung Opan menuju Kedi itu, masyarakat Loloda kini hidup dengan satu kekhawatiran yang sama: menunggu jalan ambruk lebih dulu, atau bantuan datang lebih cepat.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

NHM Peduli Dampingi Penanganan Stunting di Halut, Mario Dilaporkan Keluar dari Kondisi Stunting

16 Oktober 2026 - 04:44 WIB

Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang NHM

14 Oktober 2026 - 06:23 WIB

ERT NHM Raih Penghargaan Aksi Kemanusiaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026

5 Oktober 2026 - 02:23 WIB

Saat Api Mengancam, NHM Andalkan Kesiapan dan Kolaborasi

2 Oktober 2026 - 02:35 WIB

NHM Serahkan 8 Tangki Air ke BPBD Halut, Perkuat Penanganan 120 Titik Karhutla

1 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Hasby Yusuf Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Mahasiswa Baru Unkhair

25 September 2026 - 15:17 WIB

Trending di Berita