Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 20 Agu 2025 05:55 WIB ·

Dari Lapas Ternate untuk Ketahanan Pangan: Warga Binaan Panen Ayam Potong


 Dari Lapas Ternate untuk Ketahanan Pangan: Warga Binaan Panen Ayam Potong Perbesar

“Panen Ayam Potong, Warga Binaan Lapas Ternate Buktikan Diri Bisa Bangkit”

TERNATE, DM – Rabu (20/8/2025) pagi, suasana di Lapas Kelas IIA Ternate terasa berbeda. Bukan hanya rutinitas harian yang biasa dijalani warga binaan, melainkan kegembiraan karena panen ayam potong yang mereka rawat dengan penuh kesabaran.

Di bawah terik matahari, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku Utara, Said Mahdar, turun langsung memanen ayam bersama jajaran pejabat Lapas. Namun, sorotan utama bukanlah pada pejabat, melainkan pada wajah-wajah warga binaan yang tampak sumringah melihat hasil kerja keras mereka berbuah nyata.

Budidaya ayam potong ini bukan sekadar program pembinaan. Bagi warga binaan, setiap butir pakan yang ditebar, setiap kali membersihkan kandang, hingga setiap detik menunggu ayam tumbuh besar, adalah bagian dari perjalanan untuk memperbaiki diri.

“Setiap panen memberi harapan baru. Kami merasa dihargai karena apa yang kami lakukan ternyata bermanfaat,” ungkap salah seorang warga binaan dengan mata berkaca-kaca.

Kakanwil Said Mahdar pun tak kuasa menyembunyikan apresiasinya. Ia menilai pembinaan berbasis kerja produktif ini adalah bukti nyata bahwa penjara bukan semata tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang belajar untuk menata hidup.

“Ini adalah wujud nyata bahwa warga binaan bisa berkarya, mendukung ketahanan pangan, sekaligus menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan,” kata Said.

Tidak berhenti pada ayam potong, warga binaan juga menanam kangkung di area branggang lapas. Tanaman hijau itu tumbuh subur, seakan menjadi simbol bahwa dari balik tembok tinggi dan jeruji besi, kehidupan baru bisa tetap tumbuh dan berkembang.

Di balik keterbatasan ruang gerak, warga binaan Lapas Ternate membuktikan, mereka mampu memberi arti pada kata “kedua kesempatan.” Panen ayam potong hari itu bukan hanya soal pangan, tetapi tentang harapan, perubahan, dan kesempatan untuk kembali berdiri tegak di tengah masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Forkaloka NHM Rayakan Pra-Natal dengan Aksi Sosial bagi Kelompok Rentan

15 Desember 2025 - 16:37 WIB

Dari Pengukuhan hingga Pendataan: Misi KKSS–IWSS Menyatukan Warga Sulsel di Maluku Utara

15 Desember 2025 - 05:36 WIB

Kolaborasi Industri–Kampus: NHM Beri Wawasan Eksplorasi kepada Mahasiswa ITS

12 Desember 2025 - 00:42 WIB

Tiga Pena Terbaik KKSS Bersiap Terima Penghargaan di Kedaton Ternate: Pelantikan Sabtu Malam Jadi Momen Puncak

11 Desember 2025 - 09:40 WIB

Lepas dari Bayang-bayang Antam, PT NKA Tetapkan Andal Mandiri untuk Operasi yang Lebih Transparan

11 Desember 2025 - 07:50 WIB

Dari Ternate untuk Sumatera dan Aceh: Solidaritas NasDem Maluku Utara di Tengah Duka Bencana

10 Desember 2025 - 18:04 WIB

Trending di Berita