Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 11 Sep 2025 08:02 WIB ·

DPPKB Ternate Perkuat Pengawasan Stunting dan Angka Kelahiran


 DPPKB Ternate Perkuat Pengawasan Stunting dan Angka Kelahiran Perbesar

TERNATE,DM-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate terus memperketat pemantauan terhadap kasus stunting dan laju kelahiran di seluruh wilayah Kota Ternate, Maluku Utara. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari gerakan terstruktur pemerintah daerah untuk memastikan tumbuh kembang anak dan kualitas kesehatan keluarga tetap terjaga.

Kepala DPPKB Kota Ternate, H. Rajman Makka, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/9), menjelaskan bahwa data riil terkait angka stunting dan kelahiran berada pada Dinas Kesehatan, mengingat instansi tersebut yang melakukan proses penimbangan dan pengukuran di setiap Posyandu.

Namun demikian, Rajman memastikan bahwa pemantauan internal DPPKB menunjukkan perkembangan positif.
Ada beberapa anak yang sebelumnya terdata mengalami stunting kini sudah teratasi. Dari situ kami bisa memperkirakan bahwa angka stunting di tahun 2024 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.


Pengendalian Angka Kelahiran Lewat Layanan KB Mobile

Tidak hanya fokus pada stunting, DPPKB juga terus memantau angka kelahiran di Kota Ternate. Rajman mengungkapkan bahwa pihaknya kini mengandalkan pelayanan akseptor KB yang dilakukan secara mobile, bekerja sama dengan Puskesmas serta bidan praktek mandiri di setiap kecamatan dan kelurahan.

Langkah ini bertujuan mendekatkan akses layanan KB kepada masyarakat.
Pelayanan dilakukan gratis, karena seluruh kebutuhan obat-obatan dan alat medis KB sudah dianggarkan oleh Pemerintah Kota Ternate,” ujar Rajman.


Tidak Ada Kasus Kematian Ibu dan Bayi hingga September 2024

Rajman menambahkan bahwa upaya-upaya penanganan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil signifikan. Hingga September 2024, tidak tercatat adanya kasus kematian bayi maupun ibu melahirkan berdasarkan data yang diterima DPPKB.

“Ini menjadi gambaran bahwa kerja bersama seluruh pihak—mulai dari tenaga kesehatan, pendamping keluarga, hingga kader lapangan—berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah terpadu tersebut, DPPKB Kota Ternate berharap tren penurunan stunting dan pengendalian angka kelahiran dapat terus berlanjut, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan keluarga.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Miskomunikasi yang Terselesaikan: Klarifikasi Humanis Wartawan F dan Kasubsektor Weda Selatan

2 Mei 2026 - 05:29 WIB

60 Hari untuk Masa Depan: Upaya NHM Peduli Menyelamatkan Generasi dari Stunting di Halmahera Utara

30 April 2026 - 07:58 WIB

“Dari Balik Jeruji ke Kandang Bebek: Lapas Labuha Cetak Narapidana Mandiri Lewat Program Peternakan”

30 April 2026 - 06:51 WIB

NasDem Serukan “Rumah Teduh” di Maluku Utara

17 April 2026 - 16:00 WIB

HIPMI TERNATE, HALUT, HALTENG, SULA, DAN MOROTAI TOLAK PELANTIKAN HIPMI MALUT

17 April 2026 - 14:36 WIB

NHM Peduli Dampingi Pasien Tumor Otak Asal Halmahera Utara hingga Pulih

17 April 2026 - 05:04 WIB

Trending di Berita