TERNATE, DM- Di tengah hiruk pikuk kehidupan kota Ternate, satu pesan sederhana menggema dari Kerukunan Keluarga Paguyuban Jawa (KKPJ): “Urip Iku Urup” — hidup adalah memberi cahaya. Tema ini menjadi napas perayaan Harlah ke-8 KKPJ tahun 2025, yang tak sekadar merayakan usia, tetapi menyalakan semangat kebersamaan.
Ketua Panitia, Farhan, menyadari bahwa di era serba cepat ini, makna kebersamaan kerap memudar. Karena itu, panitia merancang acara yang bukan hanya meriah, tapi juga menyentuh banyak sisi kehidupan. Ada lomba mewarnai untuk anak-anak, turnamen e-sport bagi generasi digital, Culture Run untuk pecinta olahraga budaya, hingga panggung budaya yang menampilkan tarian dan musik tradisional.
![]()
“Setiap kegiatan punya ruhnya masing-masing,” ujar Farhan. “Kami ingin Harlah ini menjadi ruang bagi siapa pun untuk berbagi semangat dan cahaya.”
Salah satu daya tarik utama adalah Culture Run — ajang lari santai dengan sentuhan budaya lokal. Tak berhenti di situ, peserta akan diundang ke gala dinner khas Jawa, lengkap dengan sajian kuliner tradisional dan suasana kekeluargaan yang hangat.
Lebih dari sekadar perayaan, Harlah ke-8 KKPJ adalah cermin solidaritas di tanah perantauan. Dari warna-warni lomba mewarnai hingga sorak sorai e-sport, semua berpadu dalam satu pesan: hidup akan bermakna ketika mampu memberi terang bagi orang lain.
![]()
Dan ketika malam penutupan tiba, lilin-lilin kecil simbol “Urip Iku Urup” akan menyala serentak — bukan hanya di atas panggung, tetapi di hati setiap peserta yang percaya bahwa kebahagiaan sejati adalah berbagi cahaya.