Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 8 Des 2025 05:32 WIB ·

Di Tengah Lumpur dan Arus Deras, Tim ERT NHM Bergerak Menjadi Harapan Korban Banjir Sumatera Utara


 Di Tengah Lumpur dan Arus Deras, Tim ERT NHM Bergerak Menjadi Harapan Korban Banjir Sumatera Utara Perbesar

HALUT, DM- Hujan deras berhari-hari berubah menjadi bencana besar di Sumatera Utara. Sungai meluap, pemukiman terendam, jalan terputus, dan ribuan warga terpaksa mengungsi. Di tengah situasi darurat itulah, sekelompok relawan berbaju oranye dari PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) datang membawa harapan.

Tim Emergency Response Team (ERT) NHM—dipimpin oleh Yani Alhabsi bersama anggota rescuer Risal Sahiba dan Ricky Akbar Darmin serta paramedis Mulki Hadi—ditugaskan langsung membantu operasi evakuasi dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

Mereka bekerja di bawah koordinasi Posko ESDM Siaga Bencana Agincourt Resources, Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, bersama berbagai instansi dan potensi SAR lainnya.

“Cuaca berubah cepat, akses sulit, dan beberapa daerah hanya bisa dijangkau perahu karet. Tapi sinergi dan semangat gotong royong membuat kami tetap kuat,” kata Yani di lokasi evakuasi. 

Peralatan lengkap mulai dari APD, tenda, life jacket hingga alat mountaineering sudah dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan. Meski begitu, tantangan di lapangan jauh lebih berat dari perkiraan. Lumpur setinggi dada dan arus banjir kuat memaksa tim bergerak perlahan, satu per satu warga dibawa ke tempat aman.

Deputy Manager HSE NHM, Rohman Sukatma, menegaskan bahwa misi ini bukan sekadar tugas — tetapi panggilan kemanusiaan.

“Kami merasa terpanggil untuk segera bertindak. Ini bentuk nyata kepedulian NHM terhadap saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Rohman. 

Di banyak titik bencana, tindakan cepat tim menjadi penopang evakuasi dan distribusi bantuan. Kehadiran mereka kini bukan sekadar pertolongan teknis, tetapi juga simbol solidaritas nasional—bahwa ketika bencana datang, manusia tidak pernah berjalan sendirian.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Lapas Labuha Ikut Panen Raya Serentak Kemenimipas, Warga Binaan Panen Jagung hingga Selada

15 Januari 2026 - 08:12 WIB

Kanwil Ditjenpas Malut–Pemda Halut Bahas Pendirian Bapas Baru di Tobelo

15 Januari 2026 - 05:42 WIB

Dari Gosowong, NHM Gaungkan Budaya K3 sebagai Nilai Inti Operasi Tambang

13 Januari 2026 - 05:04 WIB

NasDem Maluku Utara Resmi Dilantik, Mesin Konsolidasi 2029 Mulai Digeber

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Athan Pulang Tanpa Ibu: Tangis Bocah Lima Tahun dan Cinta Kemanusiaan dari Ternate

8 Januari 2026 - 14:46 WIB

Pembinaan Kemandirian di Lapas Jailolo, WBP Rawat Tanaman Kacang Tanah

8 Januari 2026 - 02:11 WIB

Trending di Berita