HALUT, DM- Beberapa bulan lalu, keran-keran di rumah warga Desa Kusu Lovra hanya mengeluarkan udara. Sumber air yang menjadi urat nadi kehidupan mereka berhenti mengalir setelah pompa dan jaringan pipa rusak parah. Mandi, mencuci, hingga kebutuhan minum pun menjadi perjuangan harian.
Namun kini, suara gemericik air kembali terdengar. Di pagi hari, anak-anak membantu ibu mereka menampung air bersih dengan ember—pemandangan yang lama hilang dari desa itu.
![]()
Semua itu berkat uluran tangan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli, yang sejak Agustus 2025 melakukan revitalisasi total jaringan air bersih. Prosesnya berlangsung dua bulan, mencakup penggantian mesin pompa, perbaikan pipa sepanjang 150 meter, penambahan daya listrik, hingga pembuatan bak penampung baru.
Saat peresmian, Irwan Malaka, Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM, menyerahkan secara simbolis fasilitas itu kepada Kepala Desa Kusu Lovra, Steven Barahama.
“Fasilitas ini sudah berfungsi penuh. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memeliharanya,” ujarnya.
Di sisi lain, Oktovina Amanupunyo, salah satu warga penerima manfaat, tak kuasa menahan haru.
“Sekarang air sudah kembali mengalir di rumah kami. Terima kasih kepada NHM dan Pak Haji Robert. Bantuan ini benar-benar berarti,” katanya.
Kehadiran air bersih ini bukan sekadar fasilitas fisik, tapi juga simbol kehidupan yang kembali. NHM melalui NHM Peduli terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat lingkar tambang—bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar kewajiban, melainkan panggilan untuk menambang dengan hati dan memberi manfaat bagi sesama.