Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Berita · 10 Nov 2025 08:40 WIB ·

BI Dukung Gerakan Genting, Gotong Royong Wujudkan Generasi Ternate Bebas Stunting


 BI Dukung Gerakan Genting, Gotong Royong Wujudkan Generasi Ternate Bebas Stunting Perbesar

TERNATE, DM — Upaya menekan angka stunting di Kota Ternate terus mendapat dukungan luas. Kali ini, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate menggandeng Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku Utara melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), sebuah inisiatif gotong royong yang mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif mencegah stunting sejak dini.

Audiensi antara kedua pihak berlangsung di Gedung BI Kota Ternate, Senin (10/11/2025). Kepala DPPKB Kota Ternate, Hi. Rajman Makka, didampingi Kepala Bidang Keluarga Berencana serta Koordinator Lapangan Balai Penyuluh KB Ternate Tengah, disambut langsung oleh Kepala BI Perwakilan Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan.

Dalam pertemuan tersebut, Rajman memaparkan secara rinci konsep dan teknis pelaksanaan program Genting yang menitikberatkan pada kemitraan sosial antara orang tua asuh dan keluarga anak berisiko stunting.

“Genting bukan sekadar program, tapi gerakan kemanusiaan. Ini bentuk kepedulian kolektif agar tidak ada lagi anak di Ternate yang tumbuh dalam kondisi stunting,” ujar Rajman.

Ia menambahkan, dari hasil pendataan DPPKB, terdapat 332 anak baduta berisiko stunting di Kota Ternate. Melalui gerakan Genting, pihaknya berharap seluruh anak berisiko tersebut dapat tertangani pemenuhan gizinya secara bergotong royong.

“Harapan saya, program ini bisa berjalan dengan baik. Dari 332 anak baduta berisiko stunting itu, kita ingin semuanya tertangani secara bergotong royong untuk mempersiapkan generasi emas 2045. Anak-anak yang belum stunting tapi berisiko, jangan sampai menjadi stunting baru,” tegas Rajman.

Ia juga menuturkan, peran DPPKB dalam program ini adalah sebagai fasilitator antara orang tua asuh dan keluarga anak asuh, agar terbangun hubungan emosional yang berkelanjutan.

“Dengan adanya hubungan emosional, bantuan yang diberikan bukan hanya dalam bentuk gizi, tetapi bisa meluas ke kebutuhan lain seperti dukungan pekerjaan, perbaikan sanitasi, dan hal-hal yang menunjang kesejahteraan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BI Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gagasan tersebut dan menyatakan kesiapan BI untuk menindaklanjuti hasil audiensi dengan melibatkan lembaganya serta perbankan lainnya di Maluku Utara.

“Program Genting ini sangat positif. Kami siap berpartisipasi dan mendorong keterlibatan sektor perbankan agar program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Dwi.

Audiensi ini menjadi langkah awal sinergi nyata antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam mendorong pembangunan manusia di Kota Ternate. Ke depan, DPPKB dan BI akan segera menyusun langkah konkret agar Gerakan Genting dapat segera direalisasikan di seluruh wilayah Kota Ternate.

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Satlantas Polres Halteng Bagikan Takjil, Perkuat Kedekatan Polri dan Masyarakat di Ramadan

12 Maret 2026 - 08:29 WIB

Safari Ramadan, Kakanwil Ditjenpas Malut Perkuat Pengamanan Lapas di Ternate

11 Maret 2026 - 17:01 WIB

Hangatnya Ramadan di Jailolo: Safari NasDem Rajut Silaturahmi dan Tebar Kepedulian untuk Masyarakat

9 Maret 2026 - 20:17 WIB

Menanam Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Hasby Yusuf Sosialisasikan 4 Pilar di Dua Sekolah di Ternate

9 Maret 2026 - 14:26 WIB

Ramadan di Lingkar Tambang: NHM Sambangi 39 Desa, Rajut Silaturahmi di Masjid-Masjid Halmahera Utara

9 Maret 2026 - 05:42 WIB

Safari Ramadan NasDem di Halsel, Kader Santuni Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi

7 Maret 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita