Menu

Mode Gelap
STQ 2023, Haltim Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah

Hadline · 2 Mar 2026 10:34 WIB ·

Dorong Keadilan Restoratif, Bapas Ternate Perkuat Sinergi dengan Kejari dan PN


 Dorong Keadilan Restoratif, Bapas Ternate Perkuat Sinergi dengan Kejari dan PN Perbesar

TERNATE, DM – Implementasi pidana kerja sosial dalam KUHP baru mulai dipersiapkan secara serius di Ternate. Balai Pemasyarakatan Kelas II Ternate bersama Kejaksaan Negeri Ternate melakukan koordinasi langsung dengan Pengadilan Negeri Ternate pada Senin (2/3/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian koordinasi strategis antar-aparat penegak hukum guna memastikan kesiapan pelaksanaan putusan hakim berbasis keadilan restoratif.

Kepala Bapas Ternate, Apriyani, hadir bersama jajaran Pembimbing Kemasyarakatan dan Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Anak. Dari pihak Kejari, hadir Kasi Pidum Joice. Rombongan diterima langsung Ketua PN Ternate.

Pertemuan membahas sinkronisasi fungsi antar-lembaga, terutama peran Bapas dalam penyusunan Litmas yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana kerja sosial.

Edukasi Publik Jadi Kunci

Ketua PN Ternate menilai tantangan terbesar bukan pada aspek regulasi, melainkan penerimaan masyarakat. Sebagian publik masih menganggap pidana kerja sosial sebagai hukuman yang kurang memberikan efek jera.

Diskusi kemudian menekankan pentingnya edukasi hukum kepada masyarakat bahwa pidana kerja sosial tetap memiliki konsekuensi hukum yang jelas serta memberikan manfaat sosial langsung.

Selain itu, dibahas pula perlunya standar operasional pelaksanaan yang ketat dan pengawasan berkelanjutan agar pelaksanaan pidana tetap bermartabat dan akuntabel.

Siapkan Lokasi dan Mitra Pelaksanaan

Bapas Ternate menyatakan kesiapan melalui perluasan jaringan mitra strategis di Kota Ternate yang akan menjadi lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial.

Pembimbingan intensif oleh Pembimbing Kemasyarakatan, sesuai Pasal 85 ayat (8) KUHP terbaru, menjadi instrumen utama memastikan pelaksanaan pidana berjalan efektif.

Ketua PN Ternate mengapresiasi langkah proaktif tersebut. Seluruh pihak sepakat memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas lembaga guna mengurangi resistensi sosial serta menjamin keberhasilan implementasi kebijakan hukum pidana nasional yang baru.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kemarau Picu Kerawanan, Kebakaran Landa Perkebunan Makaeling

31 Agustus 2026 - 05:21 WIB

HUT RI ke-81, NHM Dorong Gosowong Maju Bersama

17 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Bukan Sekadar Jalan Santai, Fun Walk KKSS Malut Jadi Momentum Rawat Persaudaraan di Tanah Rantau

16 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Tiga Personel ERT NHM Jadi Andalan Menuju IFRC 2026, Teknik dan Strategi Penyelamatan Diperdalam

10 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Geokimia Jadi Kunci Efisiensi Tambang Emas, Superintendent NHM Bagikan Pengalaman di Webinar Nasional

6 Agustus 2026 - 05:02 WIB

15 Pelajar Pulau Hiri Disiapkan Jadi Garda Depan Cegah HIV/AIDS

6 Agustus 2026 - 03:57 WIB

Trending di Berita